Joan Mir: Jangan Tergesa-gesa Menandatangani Kontrak

GP One

0 Comment

Link
Joan Mir: Jangan Tergesa-gesa Menandatangani Kontrak

Pasca kesepakatan antara Fabio Quartararo dan Honda untuk musim 2027, Joan Mir menjadi salah satu pembalap yang terancam akan kehilangan kursi di tim pabrikan Honda musim depan. Menyedihkan memang, melihat karir Mir dibeberapa musim terakhirnya bersama dengan Honda. Penuh dengan crash dan cedera. Berbanding terbalik dengan karirnya saat masih bersama Suzuki yang bahkan mampu membawanya meraih gelar juara dunia MotoGP tahun 2020 silam. Tepatnya, sebelum Suzuki akhirnya memutuskan untuk keluar dari kejuaraan MotoGP.

Joan Mir: Jangan Tergesa-gesa Menandatangani Kontrak

Meski begitu, ada satu kalimat menarik yang terlontar dari bibir Mir. Saat ditanya media mengenai masa depannya bersama dengan Honda, Mir berkata, “jangan terlalu tergesa-gesa menandatangani kontrak, jangan sampai dikemudian hari kedua belah pihak justru menyesalinya”. Tentu perkataan Mir ini ada benarnya, terlebih jika ingin berkaca pada kasus antara Aprilia dan Jorge Martín musim lalu.

Dan sejauh yang saya ingat, jarang rasanya tanda tangan kontrak antara pemebalap dan pabrikan terjadi secepat ini. Bahkan sebelum test pra-musim dimulai. Ya, meskipun masing-masing masih saling menutupi sih. Karena biasanya, pembicaraan tentang kontrak seperti ini baru akan mulai dilakukan setelah race di Jerez (yang merupakan race pertama di Eropa). Dan pengumuman-nya pun, biasanya baru akan dilakukan menjelang akhir musim.

Fabio Quartararo: Musim Depan Menjadi Pertaruhan Bagi Semua Pembalap

Karena bahkan Fabio Quartararo sendiri mengakui, bahwa keputusan yang harus diambilnya untuk musim depan. Betul-betul menjadi semacam pertaruhan. Karena masing-masing pembalap belum tahu, tim mana yang akan lebih kompetitif dengan regulasi baru nanti. Yang bisa ia lakukan hanyalah menganalisa berdasarkan proposal proyek yang disodorkan oleh masing-masing pabrikan. Dan tentu, tak menutup kemungkinan jika pembalap Prancis yang akrab disapa El Diablo ini mungkin saja akan bertahan dan memperbaharui kontraknya dengan Yamaha. Jika Yamaha mampu membuktikan komitmen mereka untuk jadi lebih kompetitif. Who knows? Apapun masih bisa terjadi di MotoGP. Lebih jauh, El Diablo menambahkan bahwa sampai detik ini, dirinya belum menandatangani apapun. Meski ia juga tak menampik, bahwa pihaknya memang telah melakukan pembicaraan dengan beberapa pabrikan lain, termasuk Honda.

Kembali ke Joan Mir, saya ingat 2 musim lalu, saat belum mendapatkan perpanjangan kontrak dari Honda HRC. Ada rumor yang menyebut bahwa Mir kemungkinan besar akan lebih memilih untuk pensiun jika tidak lagi mendapatkan seat di MotoGP. Sebuah rumor yang rasanya cukup menggambarkan bagaimana kondisi mental Mir saat itu yang hampir tidak pernah perform. Untunglah, Honda kembali mempercayakan kontrak 2 musim untuk Mir, dan musim lalu progress Mir rasanya mulai meningkat. Dan hal ini juga yang mungkin membuat mentalnya jauh lebih tough menghadapi musim ini dan musim depan.

Mir vs Luca? Siapa yang akan Disingkirkan Honda? 

Namun jika boleh sedikit berspekulasi, jika Fabio Quartararo betul akan membalap bersama Honda HRC musim depan. Kemungkinan besar, antara Luca dan Mir. Luca lah yang akan dikorbankan. Pertama, karena kontrak antara Zarco dan Honda baru akan berakhir di tahun 2027, dan Lucio Cecchinello rasanya sudah amat puas dengan performa Zarco di timnya. Kecuali Zarco memutuskan untuk pensiun. Begitupun dengan Moreira yang rasanya tak akan dibuang Honda begitu saja. Mengapa Mir yang kemungkinan besar akan dipertahankan? Karena memiliki Mir sekaligus Fabio ditim, sama artinya dengan memiliki 2 mantan juara dunia MotoGP. Sementara Luca? kemungkinan besar akan ditawari peran sebagai test rider bersama dengan Aleix Espargaró jika ingin bertahan di Honda. Namun melihat, hubungan baik antara Rossi dan Yamaha, boleh jadi Luca akan bertukar tempat dengan Fabio di Yamaha. Toh, Alex Rins juga merupakan salah satu pembalap yang posisinya terancam akan disingkirkan musim depan. Atau bukan nggak mungkin, kalau Luca akan menyusul sahabatnya Marco Bezzecchi pindah ke Aprilia. Karena jika Jorge Martín jadi angkat kaki dari Aprilia musim depan, maka masih tersedia 1 seat kosong untuk Luca yang mungkin harus diperebutkannya dengan Enea Bastianini.

Share:

Related Post

Leave a Comment