Pujian Rivola Dan Sinyal Kuat Akan Bergabungnya Pecco Ke Aprilia Musim Depan

GP One

0 Comment

Link
Pujian Rivola Dan Sinyal Kuat Akan Bergabungnya Pecco Ke Aprilia Musim Depan

Setelah test MotoGP Sepang kemarin, banyak yang berspekulasi jika Pecco kemungkinan besar akan pindah ke Aprilia musim depan. Di postingan sebelumnya, saya sempat bilang kalau Pecco sebetulnya masih memiliki 3 opsi andaikata posisinya betul akan digantikan oleh Pedro Acosta di tim resmi Ducati Lenovo. Ia bisa saja stay di Ducati namun turun kasta ke tim VR46, atau tetap menjadi pembalap pabrikan di tim lain. Entah itu Yamaha atau Aprilia. Namun makin kesini, sinyal akan bergabungnya Pecco ke Aprilia rasa-rasanya kian menguat.

Pecco sendiri, saat ditanya tentang masa depannya sempat berujar: “Jelas bahwa musim seperti tahun lalu akan menempatkan diri Anda di posisi yang sangat sulit untuk dilirik oleh pasar. Semua bergerak dengan sangat cepat, dan seperti yang dikatakan Jorge Lorenzo, Anda diingat karena balapan terakhir Anda. Untungnya, apa yang telah saya lakukan dalam beberapa tahun terakhir akan membantu saya membuat keputusan, dan semoga itu adalah keputusan yang tepat”. Sebuah pernyataan yang cukup mengisyaratkan keengganan Pecco untuk turun kasta ke tim satelit Ducati. Andai dirinya betul dibuang.

Pujian Rivola Dan Sinyal Kuat Akan Bergabungnya Pecco Ke Aprilia Musim Depan

Dan seakan memperjelas kemana Pecco akan pergi, setelah test MotoGP Sepang kemarin. Dihadapan media, Massimo Rivola sempat memuji pace dan performa Pecco. Ia berkata, “Kita telah melihat simulasi sprint yang sangat cepat dari Pecco, saya senang Pecco kembali kuat disini”. Sebuah pujian yang agaknya cukup berlebihan. Menegingat Pecco hanya berhasil menempati posisi tercepat ke-5 dengan catatan waktu 1:56.929. Persis dibawah rekan setimnya Marc Márquez (yang masih dalam proses pemulihan dari cedera bahu yang dialaminya musim lalu).

Namun Davide Tardozzi setuju, bahwa musim ini Pecco memang terlihat kembali dengan mentalitas yang jauh berbeda. Persis seperti mentalitas Pecco di tahun 2024. Saat belum ada Marc di tim merah. Ia bahkan memprediksi jika di musim ini Pecco akan jadi rival yang akan sangat sulit dikalahkan oleh siapapun yang berada di grid. Meskipun ia sebetulnya cukup khawatir dengan hasil test di Sepang kemarin. Karena menurutnya, meskipun secara keseluruhan Ducati menjadi motor tercepat, namun “trek ini seringkali menipu”. Maka ia lebih memilih untuk tidak terlalu percaya diri dan menunggu hasil test selanjutnya di Buriram.

Kembali ke Pecco, jika dirinya betul akan menerima pinangan Aprilia untuk musim depan. Maka itu artinya, harapan Enea untuk bertandem dengan Bezzecchi turut pupus seketika. Karena Trackhouse sendiri kelihatananya enggan kehilangan 2 pembalap mereka saat ini.

Share:

Related Post

Leave a Comment