Dihari terakhir, Alex Marquez mencatatkan perolehan waktu tercepat yakni 1:56,402. Melampaui kakaknya Marc yang mencatatkan waktu 1:56.789 di posisi ke-4 (yang masih belum pulih 100% pasca cedera bahunya musim lalu). Sementara di posisi ke-2 dan ke-3 ada Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio.
Kita mulai dari Ducati dulu ya.
Ducati Berhasil Mencatatkan Waktu Tercepat di Sepang Test Day-3

Bisa dibilang, seluruh pembalap Ducati berhasil memperoleh catatan waktu tercepat di Sepang test Day-3 kemarin, selain Fermin Aldeguer yang terpaksa absen karena cedera. Satu-satunya pembalap non Ducati yang mampu mencatatkan waktu tercepat di day-3 kemarin hanyalah Marco Bezzecchi seorang yang berhasil menempati posisi ke-2 dengan catatan waktu 1:56.526. Bahkan Franco Morbidelli yang masih menggunakan GP25 pun mampu mengunci posisi ke-6 dengan 1:57.130. Menariknya, baik Pecco maupun Digia kelihatannya tidak lagi mengeluhkan masalah mereka dengan GP25 musim lalu. Pecco bahkan menyebut jika GP26 cukup nyaman dikendarai dan lebih mudah mempertahankan catatan waktu. Dan di race pertamanya nanti, Pecco kelihatannya akan menggunakan fairing 2024.
Dengan Marco Bezzecchi, Aprilia Berhasil Menempati Posisi Ke-2

Selanjutnya kita beralih ke Aprilia. Diantara semua pabrikan yang menjalani test kemarin. Aprilia kelihatannya menjadi pabrikan yang paling terlihat bahagia dengan semua part dan uji coba serta hasil yang mereka dapat. Yap, seperti yang sudah saya katakan tadi, Marco Bezzecchi berhasil menjadi pembalap tercepat ke-2 di sepang test day-3 kemarin. Begitupun dengan Raúl Fernández yang berhasil menempati posisi ke-7 persis dibawah Franco Morbidelli dengan catatan waktu 1:57.253. Sementara Ai Ogura menempati posisi ke-11 dengan 1:57.580. Padahal, selama ini Aprilia hampir tidak pernah perform di sirkuit Sepang. Di race musim lalu misalnya, hanya Ai Ogura seorang yang mampu menembus posisi 10 besar. Maka dengan hasil ini, kelihatannya Aprilia RS-GP berhasil step-up cukup jauh melampaui hasil tahun lalu. Dan kemungkinan besar, Aprilia akan menjadi satu-satunya kompetitor utama Ducati musim ini. Sayangnya, seperti halnya Fermin Aldeguer – Jorge Martín pun belum dapat turun di sepang test kemarin karena cedera tangan yang dialaminya.
Pedro: KTM Jadi jauh lebih stabil

Kemudian kita lanjut lagi ke KTM. Meski hanya mampu menempati posisi ke-8 dengan catatan waktu 1:57.268. Pedro Acosta kelihatannya cukup puas dengan performa motornya tahun ini. Ia bahkan menyebut jika KTM RC16 2026 jadi jauh lebih stabil dan tidak membuat ban cepat aus seperti musim lalu. Yang membuatnya sedikit lambat dibandingkan 7 pembalap didepan adalah karena dirinya harus menjajal 2 sasis yang berbeda. Sementara di posisi ke-10 ada Enea Bastianini dengan 1:57.326. Lalu Brad Binder dan Maverick Viñales di posisi ke-13 dan 14. Well, kondisi keuangan KTM yang mulai membaik kelihatannya turut berdampak positif pada pengembangan RC16 tahun ini.
Aleix Espargaró: Honda RC213V 2026 merupakan motor terbaik yang pernah saya tunggangi

Sementara Joan Mir berhasil menjadi pembalap Honda tercepat (posisi ke-9) di day-3 kemarin dengan catatan waktu 1:57.290. Persis dibawah Pedro Acosta. Dan dibandingkan dengan Yamaha, Honda kelihatannya jauh lebih siap menghadapi musim ini. Karena test rider mereka Aleix Espargaró pun sempat menyebut jika Honda RC213V 2026 merupakan motor terbaik yang pernah ditungganginya selama berada di MotoGP. Dan ya seperti yang telah sama-sama kita tahu, sejak masih di Suzuki dulu Aleix memang memiliki keterampilan lebih untuk men-develop motor. Bahkan jika Aprilia RS-GP mampu mencapai posisinya saat ini, salah satunya adalah berkat jasanya. Maka tak heran jika selepas pensiun dari MotoGP, Honda lalu merekrutnya untuk menjadi test rider mereka.
Yamaha dan Musim Pertamanya dengan Mesin V4

Dan terakhir, kita mau ngobrolin tentang Yamaha lagi. Dipostingan sebelumnya, kita udah ngebahas tentang absennya Yamaha di Sepang test hari ke-2 kemarin karena munculnya masalah teknis di mesin V4 mereka. Untungnya masalah ini dapat segera teratasi, sehingga di day-3 Yamaha bisa kembali turun ke lintasan. Perlu diingat, bahwa musim ini merupakan musim pertama Yamaha M1 dengan mesin V4. Setelah berpuluh-puluh tahun menggunakan mesin Inline 4. Jadi wajar rasanya jika diawal musim Yamaha masih harus membenahi beberapa masalah teknis yang muncul. Terlebih bagi Toprak Razgatlioglu yang baru saja memulai debutnya di MotoGP. Sulit rasanya untuk mengharapkan Toprak langsung bisa perform seperti saat dirinya masih di WSBK. Karena bahkan hingga day-3 kemarin Toprak masih kesulitan untuk beradaptasi dengan motornya, terutama karena masalah ban.






Leave a Comment